MENYUSURI SUNGAI

Puisi Rino Desanto W

Sungai Mengering
Kususuri alur pasir
Gelermap bebatuan berserakan
Seluruh tubuhku berhias permata
Kukejar bayangan air
Dahaga menyengat
Didepan alur pasir bercabang
Berdiri seorang penyair
Mengulurkan segelas air
Punggungku bersayap
Tubuhku meringan
Aku terbang

Menanti Kata
Hening selatan kota
Meniti jejak kehidupan
Menyisir desir angin
Surya berbisik ada wanita lunglai
Bibirnya kering meredup
Aku teriak pada semesta
Aku menanti kata
Pipit pun tahu siapa hinggap di angan

Cahaya Terang Tak Pernah Pudar
Hatiku mengembara ke selatan
Tubuhku berjalan ke timur
Memburu bayangan melambai
Di pantai timur mengintip jendela hati
Memeluk perasaan paling dalam
Meraih lembut bunga jiwa
Kujaga dari layu dari kerontang
Lindungi mimpi dari siang

Kembali Ke Selatan
Kuncup rindu merekah
Mantra sirna memandang langit
Pintanya melaju selatan kota
Kuikuti suara senja
Malam berhati lapang
Merangkai gemulai menuai syahdu

 

2 Komentar

  1. lisa said,

    Agustus 23, 2014 pada 7:57 am

    Dilihat sekilas ini adalah sebuah puisi tetapi ini mengisyaratkan rasa mendalam yang dirasakan oleh penulis
    sungguh luar biasa teruslah berkarya

  2. rinomdn said,

    Agustus 25, 2014 pada 6:33 am

    “Aku” dalam puisi tersebut bukan menggambarkan diri penulis yang sebenarnya tapi mewakili wanita selatan kota.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: